PEMIKIRAN pergi ke Tanah Suci setelah sudah cukup dewasa, bahkan menunggu setelah tua, setelah memiliki ilmu agama yang mendalam, dan setelah meninggalkan menikmati duniawi, sudah lama ditinggal. Banyak remaja dan orang muda yang bersuka cita mengunjungi Kabah. Dan kembali lagi beberapa kali.
Di masa lalu, perjalanan ibadah ke Tanah Suci khususnya menjalan ibadah haji merupakan perjuangan berat, karena mereka yang ke sana perlu membawa bekal kebutuhan untuk beberapa tahun. Selain itu, juga kesiapan untuk berjuang di antara hidup dan mati menghadapi bermacam kendala dalam perjalanan. Itu sebabnya, keberangkatan ke Tanah Suci biasa diiringi salawat badar. Seperti berangkat ke medan perang. Sudah diikhlaskan bila tidak kembali lagi.
Di zaman modern ini, perjalanan jauh sudah diambil dengan teknologi transportasi, Khususnya penerbangan. Sehingga berangkat ke Tanah Suci tidak lagi berbulan-bulan, bertahun-tahun, namun hanya beberapa hari saja. Lagi pula, dengan kemudaan mendapatkan akses ilmu, melalui bacaan dan toko buka yang tersebar luas, ilmu agama Islam bisa diperdalam sembari bekerja dan berbisnis.
Dengan bacaan, Tidak memerlukan waktu khusus. Begitu pun dalam hal biaya. Meskipun angkanya terus meningkat, namun dengan perekonomian yang stabil dan terus meningkat, ibadah umroh dan haji semakin terjangkau Itu antara lain mengapa ibadah ke Tanah Suci tidak menunggu menjadi tua, menjadi dewasa, atau berilmu agama yang tinggi.
MEMBATASI ORANGTUATerkait dengan merebaknya virus mematikan Middle East Respiratory Sindrome Coronavirus (MERS-CoV) yang mematikan, dan telah menewaskan lebih dari 100 orang di Timur Tengah, Pemerintah Arab Saudi telah menyatakan, akan membatasi bahkan melarang orang-orangtua yang lemah, dan berpotensi mudah tertular, untuk tidak memasuki wilayah negeri itu.
Karena itu sekali lagi, berapa penting bagi umat Islam pergi ke Tanah Suci untuk menjalankan ibadah Umroh dan Haji selagi masih kuat dan selagi muda. Selagi lincah, stamina fit, dan tahan menghadapi bermacam serangan penyakit.
Tanah Suci bukan hanya Rumah Allah. Di sana juga berkumpul muslim dan muslimah dari seluruh dunia. Tak peduli kaya atau miskin, tak peduli dari mana asalnya dan apa pekerjaannya, semuanya berkumpul di tempat yang sama dengan pakaian yang sama dan melakukan hal yang sama.
Sungguh, ibadah di Tanah Suci merupakan ibadah yang spesial untuk ummat Islam. Karena itu, lakukan selagi Anda bisa, selagi masih muda, selagi masih fit.
0 Response to "Mumpung Masih Muda, Umroh Yuk....."
Posting Komentar